Kita Tidak Pernah

Kita melaksanakan perintah ALLAH dengan keras,  Tapi belum pernah mendapat buah kebaikannya.

Kita belajar, berdo’a, sholat, puasa, berzakat, naik haji..tapi belum menjadikan kita taqwa kepada ALLAH,  belum menjadikan kita sungguh menjadi penyantun pada fakir miskin, belum menjadikan diri kita terpeliharan dari ucapan tidak baik, belum menjadikan kita  penyelamat bagi lingkungan , belum menjadikan diri kita untuk bersegera menolong  manusia dari kesulitan, belum menjadikan kita peka dan berempati membantu/menolong terhadap penderitaan  terhadap orang lain, belum menjadikan  pandai menghayati dan mengamalkan ilmu, belum menjadikan kita terpelihara dari menjaga diri, belum menjadikan kita terhindar dari sifat yang suka menyakiti orang lain, belum menjadikan kita berguna dengan sebenar-benarnya berguna bagi orang lain…….dst..

kenapa?

Ratusan ribu anak terlantar….kita tidak sanggup mengatasi…..jutaan orang fakir miskin kita tidak sanggup…jutaan orang yang tidak terdidik kita tidak sanggup  ..pergunjingan..saling fitnah..pendusta ada dimana-mana…sangat bersemangat dan gemar  mengungkapkan AIB orang lain..semangat menjatuhkan orang lain…tidak sanggup diatasi.. prilaku merusak lingkungan  kita terus berjalan …kerusakan lingkungan yang luar biasa tidak mampu kita bendung…seluruh lapisan masyarakat mulai dari yang sangat ahli dan terdidik sampai yang tidak tahu apa-apa..selalu membicarakan..tidak akan pernah selesai diskusinya dan TIDAK AKAN PERNAH bisa diatasi.

Kita amat sangat luar biasa berteriak sekeras-kerasnya ..Ayo.  lestarikan lingkungan..

tapi pada saat yang sama kita biarkan….tidak sanggup mencegahnya.

ratusan ribu ton plastik tiap hari dibuang dan mencemari lingkungan;  sangat banyak merkuri terbuang ke sungai dari tambang emas..dan bahan logam berat lain atau pencemar lainnya yang terbuang ke sungai di makan ikan, airnya diminum..dst; berapa juta ton per hari CO2 dibuang ke angkasa yang membuat semakin panas udara dari pabrik, dari asap transportasi darat, laut, udara, dari kebakaran hutan dan lahan, dari pembakaran konversi lahan, jutaan produk-produk yang kita buat dan import yang dibuang ke alam kita tidak bisa didaur ulang..tidak bisa diurai..alat  penyimpan karbon yang efektif  dari pohon hutan ditebang semena-mena……LUAR BIASA.

LUAR BIASA …Kita bekerja sangat keras..untuk lestarikan lingkungan tapi kita di sebagian besar lainnya membiarkan kerusakan terjadi merajalela; LUAR BIASA kita bekerja sangat keras..berantas kemiskinan tapi kita disebagian besar lainnya membiarkan kemiskinan..ketidakadilan..kapan LAPINDO bisa selesai???? kapan realisasi janji kepada  saudara kita di Aceh (mantan GAM) untuk diberi bantuan modal dan lahan? kapan??? Mana janji mensejahterkan dan mencerdaskan rakyat di Papua pedalaman dan rakyat Indonesia di pedalaman lainnya?  jangankan di pedalaman didepan mata kita saja belum selesai-selesai!!! kapan selesai?  satu tahun ..10 tahun …50 tahun….dst. LUAR BIASA ingat semua AMANAH itu mutlak akan diminta akuntabilitasnya oleh ALLAH SWT. INGAT dan CAMKAN akuntabilitas kinerja oleh ALLAH SWT  adalah akuntabilitas yang DIPERSYARATKAN oleh ALLAH sendiri, sama sekali bukan ciptaan pikiran manusia. …dst.

Kenapa?

karena Kita sholat tapi sesungguhnya kita tidak pernah sholat, Kita berdo’a setiap saat tapi sesungguhnya kita tidak pernah berdo’a setiap saat, Kita puasa tapi sesungguhnya kita tidak pernah berpuasa, kita berzakat tapi sesungguhnya kita tidak pernah berzakat, kita naik haji tapi sesungguhnya kita tidak pernah naik haji….dst.

Kenapa?

karena Kita sholat tapi sesungguhnya jiwa kita ruh kita  tidak  sholat, Kita berdo’a setiap saat tapi sesungguhnya jiwa kita, ruh kita  tidak pernah berdo’a setiap saat, Kita puasa tapi sesungguhnya jiwa kita, ruh kita  tidak pernah berpuasa, kita berzakat tapi sesungguhnya jiwa kita, ruh kita tidak pernah berzakat, kita naik haji tapi sesungguhnya jiwa kita, ruh kita tidak pernah naik haji….dst.

Kenapa?

Karena jiwa kita..ruh  kita TIDAK mendekat kepada ALLAH;

Jiwa kita..ruh kita seharusnya setiap saat selalu dekat dengan sinar  ILAHI, jiwa kita..ruh kita seharusnya selalu selalu berdo’a, selalu diberi petunjuk,  selalu mendengar, selalu menerima, selalu merasakan dan selalu mengamalkan perintah ALLAH tanpa menunda, tanpa mengecualikan dengan tulus ikhlas semata  dengan jiwa..ruh ..yang selalu setiap saat merindukan kepada ALLAH SWT.

YA. ALLAH jadikanlah kami, jadikanlah manusia, jiwa raga kami, jiwa raga manusia   menjadi orang yang BERTAQWA DAN  BERILMU dengan beramal sholeh semata kecintaanku, kecintaan manusia, kerinduanku, kerinduan manusia  pada-MU. Ya. ALLAH.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: